Pemahaman Objek ADODC untuk Koneksi ke Database di VB6

Pemahaman Objek ADODC untuk Koneksi ke Database di VB6

Selamat datang kembali di TeknoTips.NET. TeknoTips.NET adalah media online Indonesia yang diluncurkan pada bulan Maret 2015. Kami berkomitmen menyajikan konten seputar teknologi yang berkualitas dan bermanfaat. Ulasan kami terdiri dari berbagai topik: pemrograman komputer & database, review produk, tutorial windows, linux, android, kumpulan source code & project program, referensi tugas akhir & skripsi, download ebook, game & software.

Pada kesempatan ini kita akan mengulas artikel yang berjudul : Pemahaman Objek ADODC untuk Koneksi ke Database di VB6.

Mengenal Objek ADODC untuk Koneksi ke Database di VB6 - Pada pertemuan kali ini tip dan trik kan mengulas tentang Objek ADODC dimana objek tersebut mempunyai peranan yang sangat penting terutama dalam hubungannya dalam pengkoneksian Database yang ada di Visual Basic 6.0.
Kali ini kita kan membahas objek tersebut dari segi properti dan fungsi sehingga nanti Anda dapat memahami lebih jauh tentang properti tersebut dengan begitu Anda dapat menyusun kode program dengan baik dan benar.

Ado Data Controls atau ADODC adalah objek yang digunakan untuk menghubungkan program aplikasi yang kita buat dengan Database yang merupakan bagi dari teknologi ADO. Berikut ini adalah beberapa properti Data serta kegunaannya

ADODC biasanya tidak langsung tesedia di toolbox. Untuk menambahkan ADODC ke dalam toolbox, lakukan langkah-langkah berikut dibawah ini:
  • Klik Project pada menu bar, lalu klik Components.
  • Klik tab Controls yang ada diatas jendela Components
  • Lalu klik aktifkan kotak ceklist Microsoft Ado Data Controls 6.0 (OLEDB)
  • Klik tombol Applay dan OK
Setelah ADODC berada di toolbox, Anda tinggal menanamkan ADODC ke form yang nantinya Anda bisa kaitkan dengan  koneksi Database program aplikasi.
ADODC untuk Koneksi ke Database di VB6
Berikut ini adalah beberapa properti ADODC yang penting perlu Anda ketahui :
Properti
Kegunaan
BOFActionUntuk menentukan apa yang akan dilakukan jika kondisi BOF (Beginning Of File) ditemukan (0-adDoMoveFirst, 1-adStayBOF)
CommandTypeUntuk menentukan tipe command yang digunakan, pilihannya adalah (8-adCmdUnkonwn, 1-adCmdText, 2-adCmdTable, 3-adCmdStoredProc)
ConnectionStringUntuk menentukan jenis Database yang kan dihubungkan dengan project
CursorLocationUntuk menentukan lokasi cursor yang digunakan, apakah disisi Client (3-adUseClient,) atau disisi server (2-adUseServer)

Cursor adalah sekumpulan record yang dihasilkan atas satu atau lebih tabel dari sebuah program aplikasi database (DBMS)
misalnya SQL Server

Cursor nantinya akan ditampung dalam sebuah objek Recordset
CursorTypeUntuk menentukan tipe cursor yang digunakan, pilihannya adalah (1-adOpenKeyset, 2-adOpenDynamic, 3-adOpenStatic)
EOFActionUntuk menentukan pa yang kan dilakukan jikalau kondisi EOF (End Of File) ditemukan (0-adDoMoveLast, 1-adStayEOF, 2-adDoAddNew)
LockTypeUntuk menentukan bagaimana ADO tersebut menangani konkurensi, artinya apa yang akan dilakukan jika terdapat dua pengguna
sedang mengubah (men-update) record yang sama.
Pilihannya adalah (-1-adLockUnspecified, 1-adLockReadOnly, 2-adLockPessimisstic, 3-adLockOptimistic, 4-adLockBatchOptimistic)
MaxRecordUntuk menentukan jumlah maksimum record yang akan diambil ketika database dibuka
RecordSourceUntuk menentukan nama Recordset yang digunakan.
Dapat berupa nama tabel jika properti CommandType = 2-adCmdTable atau berupa query (perintah sql) jika properti CommandType = 1-adCmdText


Adapun event yang sering digunakan untuk bekerja di objek ADODC adalah sebagai berikut :

Event
Keterangan
MouseDownTerjadi ketika pemakai menekan tombol mouse pada objek Data parameter yang dapat digunakan adalah Button (1-tombol kiri, 2-tombol kanan), Keyboard (1-Shift, 2-Ctrl, 3-Alt), X (posisi kolom pointer), Y (posisi baris pointer)
MouseMoveTerjadi ketika pemakai menggerakan mouse pada objek Data parameter yang dapat digunakan adalah Button (1-tombol kiri, 2-tombol kanan), Keyboard (1-Shift, 2-Ctrl, 3-Alt), X (posisi kolom pointer), Y (posisi baris pointer)
MouseUpTerjadi ketika pemakai melepaskan penekanan tombol mouse pada objek Data parameter yang dapat digunakan adalah Button (1-tombol kiri, 2-tombol kanan), Keyboard (1-Shift, 2-Ctrl, 3-Alt), X (posisi kolom pointer), Y (posisi baris pointer)
DragDropTerjadi ketika objek ADO dipindahkan
DragDropTerjadi ketika objek ADO mengalami Error

Sedangkan berikut ini adalah beberapa metode yang biasa digunakan oleh ADODC :

Metode
Keterangan
MoveMetode yang digunakan untuk memindahkan letak kontrol ADODC maupun mengubah ukurannya
RefreshUntuk mencetak ulang objek Data
ZorderUntuk menentukan order objek ADODC, apakah diatas atau dibawah objek lain


Berikut dibawah ini adalah bebebrapa perintah objek ADODC yang berhubungan dengan aksi Record:

1. Berpindah Record
Untuk berpindah record selain menggunakan tombol-tombol yang terdapat dalam objek ADODC, juga dapat dilakukan melalui bebebrapa metode yang dituliskan dalam kode program. Metode-metode tersebut itu adalah MoveFirst, MoveLast, MoveNext dan MovePrevious.
Aturan penulisan kode program untuk berpindah record adalah sebagai berikut :

-Berpindah ke Record pertama
<namaobjectADODC>.Recordset.MoveFirst

-Berpindah ke Record terakhir

<namaobjectADODC>.Recordset.MoveLast

-Berpindah ke Recordselanjutnya

<namaobjectADODC>.Recordset.MoveNext

-Berpindah ke Record sebelumnya

<namaobjectADODC>.Recordset.MovePrevious


2. Pencarian Record dengan Find
Ada dua jenis pencarian dengan ADODC yaitu dengan Find dan Filter.Meetode Find, jika record yang dicari ditemukan recordset akan menunjuk pada record tersebut, jika tidak ditemukan maka akan menuju kondisi EOF.

Berikut adalah aturan penulisan kode programnya :
<namaobjekADODC>.Recordset.Find "<kriteria>"

Contoh penggunaannya:
data_dosen.Recordset.MoveFirst
data_dosen.Recordset.Find "kode = 'yang dicari'"
if data_dosen.Recordset.EOF Then
MsgBox "Data tidak ditemukan"
else
MsgBox "Data ditemukan"
End if


3. Pencarian ADODC dengan Filter
data_dosen.Recordet.Filter = "nilai > 10 And nilai <20"
data_dosen.Refresh


4. Menambah Record
<namaobjekADODC>.Recordset.AddNew


5. Menghapus Record
<namaobjekADOODC>.Recordset.Delete


Demikian artikel mengenai Objek ADODC untuk Koneksi ke Database di VB6. semoga dengan adanya artikel dapat menambah wawasan kita dalam dunia pemograman khususnya Visual Basic 6.0.
Untuk mendapat notifikasi setiap artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini
Selanjutnya cek e-mail anda untuk verifikasi.

Silahkan tuliskan komentar relevan Anda dengan jelas dan sopan, sesuai dengan topik postingan tentang "" pada halaman dibawah ini.

0 Response to "Pemahaman Objek ADODC untuk Koneksi ke Database di VB6"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel